Amonium nitrat adalah senyawa kimia, garam nitrat kation amonium. Ini memiliki rumus kimia NH4NO3, disederhanakan untuk N2H4O3. Ini adalah kristal putih solid dan sangat larut dalam air. Banyak digunakan terutama dalam pertanian sebagai pupuk tinggi nitrogen. Penggunaannya utama lainnya adalah sebagai bahan peledak, di pertambangan, penggalian, dan konstruksi sipil. Ini adalah komponen utama dari ANFO, sebuah industry peledak populer yang menyumbang 80% dari bahan peledak yang digunakan di Amerika Utara; formulasi serupa telah digunakan dalam improvisasi perangkat peledak. Hal ini sedang dihapus dari penggunaan aplikasi konsumen di banyak negara karena kekhawatiran atas potensi penyalahgunaan.
Amonium nitrat ditemukan sebagai mineral alami (amonia sendawa – analog amonium dan mineral sendawa lainnya seperti natrium nitrat) di daerah terkering dari Gurun Atacama di Chili, sering sebagai kerak di tanah dan / atau dalam hubungannya dengan nitrat lainnya, klorat, iodat, dan mineral halida. Amonium nitrat ditambang ada di masa lalu, tapi hampir 100% dari bahan kimia sekarang digunakan adalah sintetis.
Amonium nitrat dengan rumus kimia NH4NO3 merupakan senyawa kimia yang berwujud padat, berwarna putih, berupa kristal yang mudah menyerap air (higroskopis), berukuran dengan diameter 10-20 mesh, memiliki titik leleh 169,5°C pada tekanan 1 atm.
Sebagian besar (85%) amonium nitrat digunakan sebagai pupuk nitrogen yang cocok untuk beberapa jenis tanaman dan sisanya (15%) digunakan sebagai bahan peledak yang digunakan oleh industri pertambangan.
Amonium nitrat ini dihasilkan dengan reaksi antara amonia dalam bentuk gas dengan asam nitrat dalam bentuk cair. Bahan baku untuk membuat amonium nitrat dapat dipenuhi dari dalam negeri dan jumlahnya relatif banyak sehingga kontinuitasnya dapat terpenuhi.
Pertumbuhan konsumsi amonium nitrat sekitar 10%-15% ton tiap tahun nya terus meningkat. Selain itu dilihat dari sisi harga bahan baku dan produk utama, secara ekonomis pabrik amonium nitrat ini termasuk menguntungkan. Namun dalam perhitungan ekonomi tidak hanya memperhitungkan selisih biaya produk dengan bahan baku tetapi harus memperhatikan dan mempertimbangkan biaya produksi. Biaya produksi sangat tergantung pada proses dalam pembentukan produk. Proses produksi amonium nitrat dengan proses netralisasi ini relatif sederhana dalam operasinya karena menggunakan bahan baku yang murni dan tidak menghasilkan reaksi samping, sehingga membutuhkan biaya produksi yang relatif lebih rendah. Namun demikian pabrik amonium nitrat ini memiliki tingkat resiko yang tinggi, oleh karena hal tersebut, maka diharapkan pengembalian modal dapat secepat mungkin. Asuransi terhadap seluruh komponen pabrik baik dengan tingkat resiko yang rendah maupun yang tinggi perlu dilakukan demi menjaga kelangsungan produksi amonium nitrat ini.
REAKSI KIMIA
Pembuatan amonium nitrat merupakan proses netralisasi yang merupakan reaksi antara gas ammonia dan asam nitrat yang diumpankan secara kontinu ke dalam reaktor membentuk amonium nitrat. Kondisi operasi pada umpan reactor adalah 120°C dan tekanan 4 atm. Pada kondisi ini umpan asam nitrat dalam fase cair yang mendekati titik didihnya, sedangkan amonia sudah pada kondisi gas.